Afrika Sambut Gembira Pesan Paus Soal Kondom  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster seruan penggunaan kondom di Afrika Selatan. AP/Schalk van Zuydam

    Poster seruan penggunaan kondom di Afrika Selatan. AP/Schalk van Zuydam

    TEMPO Interaktif, Nairobi -Saran menakjubkan dari Paus Benediktus XVI bahwa kondom dapat dipakai dalam situasi terbatas telah menarik perhatian Afrika, yang mempunyai lonjakan besar penganut Katolik dan tengah menghadapi amuk pandemi HIV.

    Dari para pemimpin gereja hingga aktivis AIDS, banyak penduduk Afrika yang menyambut pesan Paus bahwa kondom bisa dibenarkan secara moral dalam beberapa kasus, seperti dalam hal prostitusi laki-laki untuk mencegah meruyaknya penularan HIV. Sebagian orang tak setuju dengannya.

    Lebih dari 20 juta warga seantero Afrika telah terinfeksi virus HIV -lebih besar dari seluruh dunia bila digabungkan. Setengah juta lebih orang menjadi tertular saban tahun di Afrika Selatan saja.

    “Saya bilang hidup buat Paus Benediktus,” seru Linda-Gail Bekker, Kepala Eksekutif Yayasan HIV Desmond Tutu Afrika Selatan, hari ini. Dia bilang pernyataan Sang Paus mungkin membuat banyak orang yang berisiko tertular HIV “untuk mengadopsi sebuah strategi gaya hidup simpel untuk melindungi mereka sendiri”.

    Sello Hatang, juru bicara untuk Yayasan Nelson Mandela, antusias atas pesan Paus, dengan mengatakan “penggunaan kondom adalah esensial dalam perang melawan HIV”.

    Ketika beberapa pemimpin gereja di Afrika menolak pendekatan baru dan lainnya bilang mereka menunggu komunike resmi gereja, Uskup Valentine Seane, pemimpin 70 ribu umat Katolik Botswana, mengatakan dirinya terbuka atas ide penggunaan kondom.

    AP | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.