Krisis Korea : Pyongyang Ancam Lanjutkan Serangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepulan asap dari pulau Yeonpyeong dekat perbatasan dengan Korea Utara. AP/Yonhap

    Kepulan asap dari pulau Yeonpyeong dekat perbatasan dengan Korea Utara. AP/Yonhap

    TEMPO Interaktif, Seoul -Krisis Semenanjung Korea jauh dari reda. Korea Utara mengancam melanjutkan serangan militer terhadap Korea Selatan jika melanggar laut perbatasan yang disengketakan “bahkan hanya 0,001 militer”. Peringatan itu dilansir oleh Kantor Berita resmi Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA) hari ini.

    Peringatan itu mengikuti pemboman Korea Utara ke pulau Yeonpyeong dekat perairan sebelah barat yang disengketakan. Para pejabat Korea Selatan mengatakan sejumlah gedung terbakar api dan sedikitnya dua orang marinir Korea Selatan tewas dan 17 tentara lainnya terluka setelah Pyongyang memperingatkan Selatan untuk mengakhiri latihan militer di wilayah itu. Beberapa bom artileri mendarat di pulau itu dimana didiami sekitar 1600 keluarga.

    Menurut para pejabat militer Korea Selatan, Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) menembakkan puluhan artileri ke pulau mereka dan di perairan lepas pantai barat semenanjung yang terbagi. Aksi itu dibalas dengan tembakan artileri oleh Selatan.

    Menyebut serangan artileri itu “tak bisa diterima”, Seoul mengancam akan “menghukum” bekas rival perangnya dalam provokasi terbaru hari ini. Sejumlah pejabat militer Korea Selatan mengecam serangan artileri itu sebagai “sengaja” dan serangan “tak manusiawi”.

    Namun, seorang pejabat pertahanan DPRK kepada wartawan Xinhua hari ini di Pyognyang dalam sebuah wawancara lewat telepon bahwa dirinya tak tahu apa-apa soal penembakan.

    Menurut para pejabat di Seoul, militer Korea Selatan saat ini sudah dalam keadaan siaga tinggi. Juga dilaporkan mereka sudah menempatkan jet-jet tempur ke kawasan Laut Kuning dalam upaya pencegahan serangan lebih lanjut atas provokasi dari Utara.


    Xinhua | AP | dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.