Fidel Castro: Nato adalah Mafia Militer  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster protes anti NATO di Lisabon, Portugal. AP /Lefteris Pitarakis

    Poster protes anti NATO di Lisabon, Portugal. AP /Lefteris Pitarakis

    TEMPO Interaktif, Havana -NATO adalah “mafia militer”, perang di Afganistan tak lebih “genosida” dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama pantas menerima penghargaan sebagai “pawang ular terbaik” yang pernah hidup. Demikian dikatakan ikon Kuba, Fidel Castro, di Havana hari ini.

    Dalam sebuah artikel yang diterbitkan dalam menaggapi pertamuan puncak akhir pekan dari aliansi Barat di Portugal, mantan pemimpin Kuba itu menyebut NATO suatu “lembaga agresif” yang mengabaikan “miliaran orang yang menderita akibat kemiskinan, terbelakang, kekurangan pangan, rumah, kesehatan, pendidikan dan pekerjaan”.

    Castro, 84 tahun, figur komunis paling terkemuka yang masih hidup, memimpin Kuba dari Revolusi 1959 hingga dia mundur karena alasan kesehatan pada tahun 2006, menyerahkan kepresidenan kepada adiknya Raul.

    Castro menyebut NATO “seekor burung pemangsa yang bertengger di pangkuan kerajaan Yankee”, yang dipakai Amerika Serikat untuk “perang genosida Afganistan”.

    Dia menepis rencana ambisius yang diluncurkan di KTT Lisbon bahwa sudah seharusnya para pemimpin Barat menekan Kabul untuk mengambil alih kemanan pada 2014.

    The Straits Times | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.