Akibat Payudara Kelewat Besar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amy Erin Blakely. Foto: dailymail.co.uk

    Amy Erin Blakely. Foto: dailymail.co.uk

    TEMPO Interaktif, Florida - Apes betul nasib Amy Erin Blakely, 43 tahun. Pegawai The Devereux Foundation, lembaga nonprofit yang memusatkan perhatian pada perawatan anak-anak angkat, ini kemarin menggugat perusahaan tempat dia bekerja itu. Pangkal persoalannya, ia dipecat setelah 15 tahun bekerja di sana. Mau tahu apa penyebabnya?

    "Kamu punya payudara yang besar," kata Blakely, menirukan ucapan salah seorang manajer di sana. Sebab, dia menambahkan, buah dadanya yang berukuran jumbo dianggap membuat "resah" kawan-kawan kerjanya. "Aku dianggap kelewat sensual," ujar pemilik gelar magister administrasi bisnis ini. Alhasil, ia pun memperkarakan kantornya itu.

    "Ini namanya diskriminasi," kata Blakely, meradang. Apalagi, dia melanjutkan, gara-gara dadanya yang montok itu, ia tak pernah dipromosikan ke posisi direktur eksekutif. 

    Padahal selama ini Blakely mengaku selalu bekerja dengan baik kendati kerap diolok-olok dan digoda karena punya "perabotan" yang gede. Besar salah, kecil salah, jadi serba salah. 

    MSNBC | DRE

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.