Israel Bantah Lakukan Penyerbuan di Jalur Gaza

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Israel membantah telah melakukan serbuan bersenjata ke wilayah otonomi Palestina di Jalur Gaza. “Tidak ada serbuan oleh IDF (Israeli Defence Forces/Pasukan Pertahanan Israel, red),” kata Avi Pazner, pembantu Perdana Menteri Israel Ariel Sharon, kepada kantor berita AFP, Rabu (23/5) waktu setempat.

    Menurut Pazner, apa yang dinyatakan pihak Palestina sebagai serbuan ke dalam wilayah jalur Gaza, sesungguhnya bukan merupakan penyerbuan. “Itu para pekerja Israel yang sedang bekerja di pagar di seputar jalur Gaza,” kelitnya.

    Sebelumnya, sumber-sumber keamanan Palestina mengatakan bahwa pasukan Israel yang menaiki lima buah tank telah menyerbu ke dalam wilayah otoritas Palestina di bawah pengawasan penuh Presiden Yasser Arafat. Sumber itu juga menyatakan bahwa pada saat penyerbuan tersebut, 25 penduduk sipil terluka ketika pasukan Israel memberondongkan senjata di kamp pengungsi Yebna, dekat Rafah di perbatasan Mesir.

    Angkatan bersenjata Israel menyatakan bahwa empat buah granat anti tank telah meledak di dekat perbatasan Mesir, dan pasukan Israel telah dipulangkan dari wilayah tersebut. Tetapi Israel membantah melakukan penyerbuan ke wilayah otonom tersebut.

    Pejabat Israel menyatakan, Israel telah mengumumkan gencatan senjata sepihak, di bawah batas waktu di mana tentara Israel tidak akan memprakarsai operasi militer atau mengadakan penyerbuan ke dalam wilayah otonomi Palestina. Pazner menyatakan, Israel telah mempertahankan kondisi ini walaupun Palestina menggugat Israel telah melakukan serangan. “(Sharon) menyebut bahwa IDF telah sepakat gencatan senjata tersebut, dan IDF tidak akan mengambil inisiatif sejak gencatan senjata, kecuali kalau ada serangan”, kata dia. (Dimas Adityo)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.