Pasang Surut Cinta Pangeran William dan Kate Middleton  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangeran William dan Kate Middleton. AP/Michael Dunlea, Pool

    Pangeran William dan Kate Middleton. AP/Michael Dunlea, Pool

    TEMPO Interaktif, London-Namanya mencuat jadi perhatian sejak berpacaran dengan Pangeran William Arthur Philip Louis dari Wales, pewaris tahta Kerajaan Inggris. Usai pengumuman tunangan kemarin, Kate Middleton resmi menjadi calon pendamping Pangeran William. 

    Kate yang berwajah cantik dan berambut coklat lahir pada 9 Januari 1982 di Reading, Inggris. Nama lengkapnya Catherine Elizabeth Middleton. Orang tuanya, Michael dan Carole merupakan jutawan pemilik perusahaan penyalur alat-alat pesta. 

    Kate anak pertama dari tiga bersaudara. Adik perempuan Kate, Pippa, 25, adalah seorang perencana pesta dan dinobatkan di majalah Tatler 2008 sebagai "200 anak paling cool" sedangkan adik lelaki Kate, James, 21, membuka perusahaan roti. 

    Bekas teman sekolah Kate di Marlborough College, Charlie Leslie mengatakan Kate adalah sosok perempuan yang fenomenal. Dia populer, berbakat, kreatif dan menyukai olahraga. "Dia kapten tim hoki, dia juga bermain tenis," kata Leslie. 

    Selepas Sekolah Menengah Atas, Kate melanjutkan pendidikan di Universitas Saint Andrews Skotlandia. Di sana dia kenal Pangeran William, yang sama-sama mengambil jurusan Sejarah Seni, pada 2001. Saat itu keduanya berusia 19. 

    Meski kemudian Pangeran William pindah jurusan ke Geografi, keduanya tetap lengket. Mereka bahkan tinggal di satu rumah bareng dua temannya. Kate dan Pangeran William disebut-sebut mulai resmi berpacaran pada 2003.

    Media Inggris mengendus kisah asmara calon raja mereka, dan mengambil gambar Kate. Pada 2005, lewat pengacaranya, dia mengajukan keberatan atas "gangguan" media terhadap kehidupan pribadi gadis yang biasa naik kendaraan umum itu. "Sopir bus sampai harus melempari paparazzi yang ingin memotretnya dari atas motor," kata Arthur Edward, fotografer koran The Sun untuk lingkungan kerajaan.
     
     
    Rongrongan media sedikit banyak membuat Kate keder. Pada 2007, sejoli ini memutuskan berpisah. "William ingin menikah di umur 28, rasanya Kate tidak tahan menghabiskan beberapa tahun lagi untuk menghadapi tekanan media," ujar Edward.

    Alasan lain, dia melanjutkan, adalah perbedaan kelas antara Darah Biru dan Kelas Menengah. Ayah Kate bekas pilot dan ibunya bekas pramugari, sebelum membangun usaha mereka. 

    Meski putus cinta, pertemanan Kate dan William jalan terus. Pada Juli 2007, Kate duduk di arena khusus anggota kerajaan saat menyaksikan Konser untuk Putri Diana di Stadion Wembley, London. Pagelaran akbar itu dimeriahkan sederet musisi top dunia untuk memperingati 10 tahun wafatnya Ibunda William. "Mereka kembali berpacaran akhir 2007," kata Edward.

    Media pun kembali menempatkan Kate di posisi terhormat. Pada 2008 majalah mode Vanity Fair menahbiskannya sebagai perempuan berbusana terbaik, di bawah Michelle Obama dari Amerika Serikat dan Carla Bruni-Sarkozi dari Perancis. 

    Meski perjalanan menuju tahta masih panjang, sinyal media sudah jelas: menempatkan Kate sejajar dengan Ibu Negara. 

    CNN | BBC | REZA M

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.