Pesta Kerajaan Digelar Tahun Depan untuk Pangeran William

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangeran William dan Kekasihnya, Kate Middleton. (dailymail.co.uk)

    Pangeran William dan Kekasihnya, Kate Middleton. (dailymail.co.uk)

    TEMPO Interaktif, London - Tiga puluh tahun setelah pernikahan dongeng berakhir dengan bahagia, Inggris akhirnya akan menyelenggaran pernikahan kerajaan besar lainnya, yakni pagelaran pernikahan bagi pangeran di lapis kedua pewaris tahta, Pangeran William. Putra Lady Di ini meluapkan sukacitanya bersama Kate Middleton pada Selasa malam kemarin dengan tampil pertama kali di hadapan publik setelah istana mengumumkan pertunangan mereka secara resmi.

    Pasangan ini telah berpacaran selama delapan tahun dan akan menikah pada musim semi atau musim panas tahun depan. Pada acara pertunangan itu, Pangeran William menyematkan cincin pertunangan bertahta berlian milik mendiang ibunya, Diana. "Saya pikir itu cukup bagus karena jelas dia tidak akan berada di sekitar untuk berbagi apapun yang menyenangkan dan kegembiraan kita semua. Ini adalah cara saya menjaga kedekatan dengan semuanya," kata William.

    Pasangan yang sama-sama berusia 28 tahun ini berkali-kali menyatakan kegembiraan mereka dalam sebuah wawancara televisi yang menandai pertama kalinya mereka berbicara secara terbuka tentang kisah cinta mereka. Wawancara di televisi ini mengingatkan banyak orang dengan penampilan TV serupa oleh orang tua William, Pangeran Charles dan Diana, tak lama setelah mereka bertunangan.

    Pada waktu itu, Diana tampak takut menjadi pusat perhatian, sebaliknya, Middleton tampak nyaman di depan kamera. Dia bilang dia berharap dia bertemu Diana, yang meninggal dalam kecelakaan mobil di tahun 1997. "Saya akan senang bertemu dengannya. Dia seorang wanita yang inspiratif," kata Middleton sambil menatap William.

    Pernikahan ala kerajaan merupakan kesempatan bagi Windsors untuk memulai hal baru. Dalam pernikahan itu, Middleton dianggap akan memberi kehidupan keluarga yang hangat dan akrab bagi William. Publik pun mendukung William. "Ini kesempatan mereka untuk meremajakan dinasti," kata Patrick Jephson, mantan sekretaris pribadi Putri Diana. "Ini merupakan kesempatan untuk menyambut perayaan nasional."

    Berita pertunangan disambut dengan antusias -dan lega- di Inggris. Ratu Elizabeth II dan suaminya, Pangeran Philip, mengatakan bahwa mereka sangat gembira atas berita itu. Pangeran Charles juga menyatakan senang dan menyambut baik orang tua Middleton's, Carole dan Michael.

    Pejabat istana mengatakan, Middleton yang dikenal sebagai Kate, memiliki nama resmi Catherine Elizabeth. Dia akan diberi nama Ratu Catherine jika William, seperti yang diharapkan, menerima takhta nantinya.

    Pertunangan mereka dilakukan di Kenya saat keduanya berlibur bersama. Keduanya pertama kali bertemu sebagai mahasiswa di Universitas St Andrews, Skotlandia. Tanggal pernikahan dan tempat acara belum dipastikan. Namun spekulasi yang berkembang menyatakan kemungkinan pernikahan akan dilaksanakan di St Paul's Cathedral dan Westminster Abbey. Belum jelas pula Middleton akan memilih perancang gaun pengantinnya.

    Middleton adalah anak dari pasangan salah satu keluarga terkaya di dunia. Sementara William, bersama adiknya Pangeran Harry, selama ini juga telah mencoba menjalani hidup normal, misalnya mengikuti pelatihan untuk menjadi pilot helikopter penyelamatan militer. Tapi mereka pun terbiasa menikmati liburan mewah dunia yang paling eksklusif.

    Juru bicara Perdana Menteri David Cameron mengatakan sang perdana menteri juga sangat gembira dan mengucapkan selamat kepada kedua calon mempelai. Ketika ia mengumumkan berita itu dalam pertemuan Kabinet, ia disambut sorak-sorai.

    William dan Kate berbagi rumah bersama siswa lainnya saat menjadi mahasiswa Sejarah di St Andrews, sebelum William pindah ke jurussan Geografi. Pada tahun 2002, William membayar £ 200 untuk duduk di barisan depan sebauah pagelaran amal, di mana Middleton adalah salah satu pragawati dalam acara itu. Mereka diperkirakan mulai berkencan saat itu. lama sesudahnya.


    AP | YAHOO | HAYATI MAULANA NUR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.