Kokpit Berasap, Qantas Kembali Mendarat Darurat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • pesawat Qantas A 380

    pesawat Qantas A 380

    TEMPO Interaktif, Sydney -Selang 11 hari pasca insiden Singapura, masalah kembali mendera maskapai Australia, Qantas, Senin (15/11). Pesawat dengan nomor penerbangan QF17 lepas landas dari Bandar Udara Sydney pukul 11 waktu setempat, menuju Buenos Aires, Argentina.

    Satu jam kemudian, seorang penumpang, Teague Czislowski melihat sayap pesawat berasap. "Pesawat lalu berputar 180 derajat," katanya seperti dikutip Sydney Morning Herald.

    Namun, Czislowski melanjutkan, penumpang tidak diberitahu alasan pesawat balik arah. Selama perjalanan kembali ke Sydney lampu kabin mati, dan hanya panel darurat yang menyala. Menurut Czislowski pesawat sempat berputar-putar selama satu jam di atas Teluk Botany, Sydney, sebelum mendarat dengan mulus di bandara.

    Dia menduga terjadi masalah di bagian elektronik pesawat Boeing 747-400 itu. "Saat akan mendarat, terdengar suara seperti landing gear digerakan secara manual," katanya.

    Saat mendarat pukul 1.22 waktu setempat, pesawat dengan 199 penumpang itu langsung dikerubuti mobil pemadam. Di depan penumpang, kapten memberi penjelasan bahwa usai pesawat mencapai ketinggian terbang, asap keluar dari panel kontrol di ruang kokpit. 

    Maskapai itu akhir pekan ini merayakan ulang tahun ke-90 itu sedang menghadapi sorotan dunia atas masalah keselamatan. Pada 4 November lalu, sebagian tubuh pesawat Airbus A380s mereka rontok dalam penerbangan dari Singapura ke Sydney dan menghujam Batam. 

    Jumat lalu, QF 768 tujuan Melbourne terpaksa kembali ke Perth akibat terjadi getaran pada mesin utamanya. Keesokannya keberangkatan pesawat dari Sidney ke Melbourne terpaksa diundur satu jam akibat sebuah baut lepas.

    Sampai saat ini seluruh unit A380s milik Qantas masih dikandangkan. "Ratusan, bahkan ribuan, insiden seperti ini terjadi di semua maskapai setiap tahun," ujar pemimpin eksekutif Qantas Alan Joyce. 

    SYDNEY MORNING HERALD | REZA M




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.