Hamas dan Fatah Gagal Sepakat Soal Keamanan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo/Khalil Hamra

    AP Photo/Khalil Hamra

    TEMPO Interaktif, Damaskus -Kelompok utama Palestina yang bersaing keras, Hamas dan Fatah gagal mencapai sebuah kesepakatan untuk mengurangi perbedaan yang tajam tentang isu-isu keamanan dan mengakhiri babak perundingan mereka selepas malam. Demikian disebutkan para pejabat dua kelompok itu tadi pagi di Damaskus, Suriah.

    Konflik Hamas-Fatah, yang meletus dalam perang pada tahun 2007, telah merusak deklarasi mereka untuk merebut kembali tanah yang diduduki (Israel), memicu dengan cepat kekuatan-kekuatan asing -Suriah, Iran, Amerika Serikat dan Mesir-- mempengaruhi politik rakyat Palestina.

    Pembicaraan ini adalah yang kedua sejak September dan dirancang untuk mengatasi pengendalian keamanan Palestina, yang terbelah antara Jalur Gaza (dikendalikan Hamas) dan Tepi Barat yang dioperasikan Fatah.

    “Kami belum mencapai kesepakatan,” ujar pejabat Fatah, Azzam al-Ahmad, yang merupakan kelompok sekuler yang loyak kepada Amerika Serikat dan penyokok Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, kepada reporter di Damaskus. Pejabat Palestina yang lain menyebut dua pihak juga gagal menyepakati sebuah tanggal tenggat untuk perundingan babak ketiga, tapi membatasi memberikan detilnya.

    Pembicaraan kali ini dimulai sejak Selasa lalu, dengan delegasi Fatah termasuk pejabat senior intelijen Majid Farah dan Deputi Pemimpin Hamas, Moussa Abu Marzouk yang memimpin timnya. Fatah secara efektif menentang kendali keamanan Otoritas Palestina setelah membersihkannya dari para simpatisan Hamas.

    Reuters | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.