Gillard: Hindari Perang Mata Uang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Julia Gillard. REUTERS/Mick Tsikas

    Julia Gillard. REUTERS/Mick Tsikas

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Perdana Menteri Australia Julia Gillard tiba di Seoul, Korea Selatan hari ini. Selama dua hari, Gillard akan bertemu dengan para pemimpin negara yang tergabung dalam kelompok G20. Rencananya, para pemimpin akan membahas krisis keuangan global. 

    Gillard akan mendesak para pemimpin untuk menghindari perang mata uang. Dia juga akan mendorong perdagangan bebas yang menciptakan lapangan kerja. "Ini semua untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dunia, meningkatkan peluang kerja dan memastikan pasar keuangan dunia menjadi kuat," kata Gillard. 

    Pertemuan puncak G20 dikabarkan diselimuti ketegangan. Ketegangan ini dipicu perang kurs antara Yuan dan Dolar. Cina selama ini melindungi mata uang Yuan. Mata uang Yuan diproteksi oleh pemerintah Cina dalam kisaran tertentu. Dengan begitu, mata uang Yuan tidak bisa terlalu melemah atau menguat.

    Proteksi mata uang Yuan di antaranya menyebabkan melemahnya dolar. Hal itu diikuti perkuatan beberapa mata uang termasuk rupiah. Menguatnya rupiah terhadap dolar membuat berkurangnya daya saing barang ekspor.


    THE AUSTRALIAN | PGR 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.