Uni Eropa Kecam Rencana Pembangunan Pemukiman Kedua Israel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Tara Todras-Whitehill

    AP/Tara Todras-Whitehill

    TEMPO Interaktif, Jerusalem – Uni Eropa menyerukan Israel agar mempertimbangkan kembali rencananya membangun lebih dari 1000 pemukiman baru di Jerusalem timur. Dalam pernyataan yang dikeluarkan hari ini, Selasa (09/11), Uni Eropa mengatakan keputusan itu bisa mengacaukan perjalanan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Amerika Serikat.

    “Rencana ini bertolak belakang dengan usaha masyarakat internasional untuk memulai kembali negosiasi langsung dan keputusan itu harusnya dibatalkan,” kata Komisioner Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Catherine Ashton, dalam sebuah pernyataan. Menurut Ashton, pembangunan pemukiman itu melanggar hukum internasional, menghalangi perdamaian dan mengancam kemungkinan  solusi dua negara.

    Kekecewaan juga disampaikan Amerika Serikat setelah Senin lalu mempelajari  bahwa 1300 pemukiman Yahudi disetujui dibangun di luar Garis Hijau di Jerusalem timur. Di hari yang sama, Israel juga menyetujui rencana kedua pembangunan 800 pemukiman di Tepi Barat. Keputusan ini membuat pemerintah Amerika Serikat berusaha membujuk Netanyahu agar menjelaskan pembangunan kedua itu.

    HAARETZ | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.