Partai-partai Yang Didukung Junta Raup Suara dalam Pemilu Burma

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Khin Maung Win

    AP/Khin Maung Win

    TEMPO Interaktif, Yangon -Dua partai yang dibekingi militer hari ini tampak mengatur untuk menang dalam pemilihan umum pertama dalam 20 tahun sehari setelah pemungutan suara dirusak oleh orkestra tuduhan penipuan dan apatis. Juga dikutuk karena cacat oleh Washington dan London.

    Aturan pemilu yang kompleks mengenyahkan apapun peluang sebuah pro demokrasi mengalahkan Burma mengakhiri setengah abad diperintah dengan kekuasaan militer. Televisi pemerintah menyebutkan para pemilih “dengan bebas dan bahagia” mencoblos, namun para saksi penghitungan dibatasi dan terdapat distorsi suara.

    Hasil resmi pemilu hanya bisa menetes melalui media pemerintah, menunjukkan militer dan partai-partai terdekat meraup suara, tapi sebuah sebuah gambaran jelas tentang siapa yang mengontrol parlemen baru tampak sehari atau lebih lama dalam negeri tertutup dimana waktu rilis informasi sangat jarang.

    Banyak rakyat yang golput dari pemilu menyatakan keraguan mereka dapat mengubah status quo otoritarian dalam sebuah pemilu yang oleh Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Menteri Luar Negeri Inggris William Hague yang secara terpisah menggambarkannya sebagai pemilu tak bebas juga tak adil.

    “Banyak aspek pemilihan ini tidak kompatibel dengan standar-standar yang diterima secara internasional,” demikian Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Chatherine Ashton, dalam sebuah pernyataan hari ini.

    Reuters | The Straits Times | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.