Tak Hepi Karena Happy Meal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Burger McDonald's

    Burger McDonald's

    TEMPO Interaktif, Los Angeles - Anda suka paket cepat saji happy meal? Di negeri asalnya ternyata ada sedikit ribut-ribut. Raksasa makanan cepat saji McDonald menyatakan "sangat kecewa" atas sebuah Rancangan Undang-Undang oleh otoritas San Fransisco, Amerika Serikat yang melarang makanan tinggi kalori Happy Meal, yang menarik minat anak-anak untuk makan dengan iming-iming hadiah makanan gratis.

    Respon datang setelah dewan pengawass kota di California itu memutuskan untuk melarang restoran-restoran yang memberikan hadiah-hadiah atas makanan daging yang mengandung terlalu banyak lemak dan gula.

    "Kami sangat kecewa dengan keputusan tersebut. Itu bukan apa yang pelanggan kami inginkan, juga bukan sesuatu yang mereka minta," ujar juru bicara McDonald, Danya Proud, hari ini. "Happy Meal yang tersaji dalam sebuah boks warna-warni berisi sebuah burger, sebuah minuman ringan, kentang goreng dan penutup, sangat populer tak hanya kalangan orang tua sebagaimana digemari anak-anak."

    "Opini publik terus berlanjut sangat menentang RUU yang salah arah itu. Para orang tua bilang kepada kami itu adalah hak dan tanggungjawab mereka. Bukan pemerintah, untuk memilih apa yang terbarik buat anak-anak mereka," ujar Danya Proud lagi.

    Menurut harian San Fransisco Cronicle, di bawah larangan yang telah disepakati dalam sebuah pemungutan suara awal pada Selasa lalu, restoran-restoran di San Fransisco harus memberikan buah dan sayuran dalam daging disandingkan dengan mainan gratis.

    The Straits Times | The San Fransisco Cronicle | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.