Yunani Stop Pengiriman Pos Setelah Serbuan Paket Bom

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi terlihat berjaga di lokasi meledaknya bom di Athena (29/03). AP Photo / Thanassis Stavrakis

    Polisi terlihat berjaga di lokasi meledaknya bom di Athena (29/03). AP Photo / Thanassis Stavrakis

    TEMPO Interaktif, Athena -Yunani hari ini hingga besok menghentikan semua pengiriman surat dan paket udara dari dan ke luar negeri setelah serbuan serangan yang diduga oleh gerilyawan kiri atas target-target pemerintah di beberapa negara Eropa barat.

    Bom-bom kecil secara sporadis meledak di keduataan Swiss dan Rusia di Ibukota Athena kemarin, sebuah paket peledak juga berhasil dicegat di kantor kanselir Jerman dan paket lain yang dialamatkan ke Perdana Menteri Italia kepergok pemadam kebakaran kala dicek oleh petugas. Dua paket mencurigakan yang lain diledakkan oleh polisi di terminal kargo di bandara Athena Selasa (2/11) petang yang sedianya ditujukan ke Europol dan Mahkamah Eropa.

    “Mengikuti sebuah rekomendasi oleh polisi Yunani, otoritas penerbangan Yunani memutuskan untuk membekukan pengiriman surat dan paket-paket ke luar negeri selama 48 jam, demi dilakukannya pengecekan,” demikian pernyataan kepolisian Yunani.

    Sejauh ini pihak keamanan Yunani telah menahan dua warga Yunani, berusia 22-24 tahun, Senin lalu karena kepemimpinan dua bom termasuk salah satu yang ditujukan kepada Presiden Prancis Nicolas Sarkozy. Insiden-insiden paket bom yang diduga bom mencapai 14 kejadian sejak Senin lalu.

    The Straits Times | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.