Kekuasaan Obama Terancam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Barack Obama. AP/Susan Walsh

    Barack Obama. AP/Susan Walsh

    TEMPO Interaktif, Washington-Pemilihan umum sela Amerika Serikat yang berlangsung kemarin atau hari ini waktu Jakarta diperkirakan bakal menumbagkan kekuasaan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama di Kongres. 

    Dalam sejumlah jajak pendapat yang dilansir baru-baru ini, Partai Republik disangka akan merebut paling sedikit 50 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat. Padahal, mereka hanya memerlukan 39 saya untuk menjadi mayoritas dan menurunkan Nancy Pelosi, Ketua DPR dari kubu Demokrat. 

    Persoalan ekonomi tetap menjadi isu utama yang dapat mempengaruhi hasil pemilu. Obama yang dua tahun lalu diharapkan dapat memulihkan krisi yang melanda negara Abang Sam itu dipandang gagal. Pengangguran dan defisit anggaran yang tinggi membuat pemilih bisa berbalik menentang presiden kulit hitam pertama Amerika itu. 

    Kemungkinan Obama dan Demokrat tergerus ini juga diakibatkan fenomena gerakan Tea Party. Ini merupakan kelompok konservatif di tingkat rakyat kebanyakan yang ingin menyudahi euforia publik terhadap Obama. Isu mereka sejalan dengan kampanye para kandidat dari Republik, yakni pemotongan belanja negara, pengurangan defisit, dan anggaran asuransi kesehatan. 

    Dalam pemilihan sela kali ini, kedua partai bakal memperebutkan seluruh 435 kursi DPR, 37 dari 100 kursi Senat, dan 37 kursi gubernur. Pemilihan paruh waktu menjadi yang termahal selain pemilu presiden. Menurut Center for Responsive Politics, ongkos pemilihan sela ini sekitar US$ 3,5 miliar. 

    Calon dari Republik yang akan menjadi Ketua DPR jika menang, John Boehmer, mengecam Obama yang memakai kata “musuh” tyerhadap lawan politiknya. “Ada satu kata (yang tepat) buat prang yang berani berbicara mempertahankan kebebasan, konstitusi, dan nilai-nilai pemerintahan terbatas... Kata itu bukan musuh, melainkan patriot,” katanya. 

    Demokrat tetap yakin bisa melanggengkan kekuasaan. “Para pemilih akan mengejutkan semua jajak pendapat saat mereka keluar,” ujar Chris Van Hollen, Ketua Koimte Kampanye Demokrat untuk DPR. 

    CNN/FOX News/Reuters/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.