Swiss Menjadi Anggota PBB ke-190

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, News York:Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Selasa (10/9), menyatakan menerima Swiss sebagai anggotanya yang ke-190. Keanggotaan itu diterima oleh Swiss, negara yang menjadi home base dari sejumlah badan PBB itu, tidak lama setelah pembukaan sidang tahunan majelis yang ke-57 di New York, Amerika Serikat. Presiden Swiss, Kaspar Villiger, dan Menteri Luar Negeri, Joseph Deiss, segera menempati kursi baru mereka di dalam ruang konferensi majelis, terletak di antara Swedia dan Siria, setelah anggota delegasi majelis lainnya menyatakan menerima secara aklamasi. Rakyat Swiss sendiri sebelumnya memutuskan untuk melamar keanggotaan PBB setelah melakukan referendum. Masuknya negara yang terkenal dengan sikapnya yang selalu netral ini disambut antusias oleh Sekjen PBB, Kofi Annan. Swiss, dalam banyak hal, menjadi contoh nyata dari maksud didirikannya PBB-sebuah masyarakat multikultur yang penuh damai yang hidup di atas tradisi kuat akan demokrasi, kata Annan Jenewa, ibukota Swiss, menurut Annan, adalah tidak saja menjadi home base bagi badan-baan PBB, seperti United Nation High Commissioner for Human Rights, dan International Organization for Migration, namun demikian juga memiliki markas PBB terbesar yang terdapat di luar New York. Keanggotaan Swiss ini mengikuti keanggotaan negara kepulauan Tuvalu --yang terletak di Pasifik Selatan-- yang diterima keanggotaannya pada 5 September 2000 lalu. Republik Demokratik Timor Leste dijadwalkan akan menjadi anggota PBB yang ke-191 pada 27 September mendatang. (Wuragil/afp)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.