Malaysia dilanda Banjir, Ribuan Warga Diungsikan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir Malaysia. AP Photo

    Banjir Malaysia. AP Photo

    TEMPO Interaktif, Kangar -Pemerintah Malaysia hari ini menutup puluhan sekolah dan mengevakuasi lebih dari 12 ribu warga karena banjir di dua negara bagian utara yang dihempas hujan lebat. Situasi banjir di Perlis pagi tadi kian mencemaskan dengan lebih dari 3000 warga diungsikan, dibandingkan 1600 warga semalam.

    Seorang juru bicara ruang operasi banjir dari Departemen Sosial Perlis menyebutkan para korban tengah diungsikan di 23 pusat penampungan. Operasi penyelamatan korban yang memerlukan pengungsian masih dilakukan hingga sore ini di semua daerah yang terkena air banjir. Perlis terletak di perbatasan Thailand yang sepekan terakhir juga dihantam banjir.

    Semalam, Menteri Besar Perlis Md Isa Sabu mengunjungi para korban di beberapa area sedangkan mantan Menteri Besar Shaidan Kassim ikut menyebrangi aliran banjir menengok para pengungsi di area Tambung Tulang.

    Departemen Pendidikan Perlis menutup 11 sekolah. Direktur Pendidikan Mansor Lat menyatakan perintah itu secara efektif berlaku hanya hari ini dan perintah baru akan dilansir jika dibutuhkan penutupan hingga esok hari.

    Di Padang Terap, negara bagian Kedah, sebanyak 9264 warga dari 2214 keluarga di beberapa area di Kedah hingga sore ini sudah diungsikan. Mereka dari distrik Padang Terap, Kubang Pasu, Kota Setar dan Pokok Sena.

    Seorang juru bicara dari operasi-operasi banjir di Padang Terap, Khalijah Latif, mengataakn bahwa terhitung jam 10 pagi tadi, semua korban telah berada di 39 pusat pengungsian sejak kemarin pagi. “Diantara desa-desa yang terparah adalah Mani A, Mani B, Tanjung, Labi, Kuala Janing, Felcra Belimbingm Bendang Raja, dan lainnya,” ujar Kalijah di Padang Terap siang tadi.

    Free Malaysia Today | The Straits Times | dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.