Presiden Sarkozy Merasa Terancam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo/Philippe Wojazer

    AP Photo/Philippe Wojazer

    TEMPO Interaktif, LONDON - Presiden Prancis Nicolas Sarkozy hari ini, Senin (02/11) mengaku khawatir akan menjadi korban pembunuhan setelah sebuah media melaporkan dia sebagai  presiden Prancis paling dibenci dalam 50 tahun terakhir.  

    Protes besar-besaran terjadi di Prancis sejak Sarkozy mengusulkan tabungan kas dengan meningkatkan usia pensiun dari 60 menjadi 62 tahun. Perubahan ini disetujui parlemen namun memicu meluasnya kemarahan di antara pekerja Prancis.

    Kepada ajudannya, Sarkozy mengatakan, "aku sangat benci bahwa aku memulai sesuatu yang membahayakan nyawaku. Seseorang bisa saja melewati garis dan menyerangku. Tapi aku tidak tahu mengapa Prancis begitu membenciku," demikian dilaporkan The Sun.

    TIMES OF INDIA | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.