Amerika Serikat Memperingatkan Serangan Kedua di Arab Saudi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Riyadh:Amerika Serikat mengingatkan jaringan terorisme Al-Qaidah kemungkinan akan kembali melakukan serangan di Arab Saudi. Dalam serangan terakhir, sedikitnya 17 orang tewas termasuk anak-anak ketika sebuah bom bunuh diri meledak di halaman rumah penduduk tadi malam. Pihak Arab Saudi sendiri telah menuduh jaringan Al-Qaidah berada di balik tindakan keji tersebut. "Saya tidak mengatakan bahwa serangan tadi malam merupakan serangan terakhir. Menurut saya, ini dilakukan jaringan teroris Al-Qaidah dan saya yakin Al-Qaidah akan melakukan serangan-serangan lagi," kata Richard Armitage, Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat.Saat ini regu penyelamat masih melakukan pencarian di kediaman Muhaya, tempat bom mobil itu meledak. Selain 17 orang dinyatakan tewas terdapat 120 orang luka-luka termasuk 36 anak-anak akibat serangan bom tersebut. Menurut keterangan pihak Saudi, di antara korban yang tewas terdapat tujuh warga Libanon, seorang warga Arab Saudi, empat warga Mesir dan empat lagi belum diketahui termasuk lima di antaranya anak-anak. Sementara itu Presiden Amerika Serikat, George W. Bush meyakinkan Pangeran Abdullah untuk berkerja sama dengan Amerika Serikat dalam memerangi terorisme. Menurut juru bicara Gedung Putih, Presiden Bush telah menelepon Pangeran Abdullah untuk bekerja sama memerangi terorisme dan menyatakan rasa duka cita akibat serangan tersebut. AFP/Edy Can - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.