Demonstrasi Masih Marak di Prancis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Claude Paris

    AP/Claude Paris

    TEMPO Interaktif, Paris -Prancis bersiap untuk hari berikutnya pemogokan sektor publik dan protes pada hari Rabu ini terhadap reformasi pensiun yang tidak populer yang diperkirakan diusung pemerintah sebelum Senat melakukan pemungutan suara final pada akhir pekan ini.

    Para serikat pekerja masih mengalirkan gelombang dukungan pemilih yang mendorong untuk memaksa Presiden Nicolas Sarkozy, yang menghadapi pemilu dalam 18 bulan, menarik rencana untuk menaikkan usia pensiun menjadi 62 dari 60 tahun. Sejauh ini pemerintah tetap berkukuh bahkan dalam menghadapi kekurangan bahan bakar yang disebabkan oleh pemogokan di kilang-kilang minyak.

    Setidaknya satu juta orang berdemonstrasi di seluruh Prancis kemarin, hari keenam protes nasional yang meruyak sejak Juni, sinyal terus-menerus untuk membangkang reformasi ekonomi yang berlaku di Eropa yang dilanda resesi. Kekerasan sporadis pecah di luar beberapa pawai, khususnya di tenggara kota Lyon, meningkatkan keprihatinan para pejabat bahwa banyak kelompok kecil agitator yang mencoba untuk membajak protes-protes yang berlangsung damai.

    Reuters | AP | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.