Parlemen Australia Debat Pengiriman Pasukan ke Afganistan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Jim St. Pierre

    AP/Jim St. Pierre

    TEMPO Interaktif, Canberra -Perdana Menteri Australia Julia Gillard hari ini membuka debat parlemen pertama atas sembilan tahun pengerahan militar Australia di Afganistan dengan optimisme bahwa koalisi yang dipimpin Amerika Serikat kini sudah pada strategi yang benar dalam mengalahkan pemberontakan Afganistan.

    Perdebatan tiga hari di Canberra itu tampaknya tidak akan mengakibatkan perubahan kebijakan utama, karena Gillard dan pemimpin oposisi Tony Abbott mengatakan kepada parlemen keduanya bertekad untuk menjaga jarak dengan Amerika Serikat, sekutu militer paling penting Australia.

    Gillar mengatakan Australia punya dua kepentingan di Afganistan, “Untuk memastikan komitmen aliansi kami kepada Amerika Serikat, dan menjamin Afganistan tak lagi menjadi sebuah surga buat para teroris.”

    Ditambahkannya, “Saya raya kami kini memiliki strategi yang benar. Tujuan utama dari strategi baru ini adalah untuk memungkinkan transisi kepada Afganistan mengambil tanggungjawab bagi keamanan mereka sendiri.”

    AP | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.