Heli Blackhawk Ditembak, Enam Tentara AS Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Enam tentara Amerika Serikat tewas ketika helikopter Blackhawk jatuh diluar markas militer AS yang berada dekat kota kelahiran Saddam Hussein, Tikrit, Jumat (7/11). Menurut saksi mata, helikopter tersebut jatuh karena diserang oleh senjata rocket-propelled grenade (RPG). Namun, juru bicara militer AS mengatakan masih dilakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebabnya secara pasti. Insiden tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah helikopter AS, Chinahook, dtembak jatuh di kota Fallujah, yang menewaskan 16 tentara Amerika. Juru bicara Divisi Infanteri ke-4, Josselyn Aberle mengatakan keenam prajurit yang tewas sedang berada dalam helikopter naas tersebut. Aberle juga mengatakan, pihak penyelidik sedang menelusuri laporan yang menyebutkan adanya suara ledakan keras yang terdengar sebelum helikopter jatuh. Seorang tentara Amerika mengatakan, insiden tersebut mirip dengan kejadian penyerangan Blackhawk, 25 Oktober di dekat kota Tikrit yang melukai seorang tentara. “Tampaknya dua kejadian ini (penembakan helikopter) menggunakan cara yang sama,” ujar seorang pengamat militer Amerika, Brian Speckler. Sementara itu, seorang saksi mata lain mengatakan helikopter naas, yang terbang bersama helikopter Blackhawk lainnya, memang jatuh tertembak. “Saya melihat helikopter itu ditembak dari samping kemudian ada asap dan bola api terlihat dari helikopter itu,” kata Saqe Ghani, 19, yang menyaksikan gumpalan asap putih menyelimuti helkiopter tersebut sebelum jatuh. “Saya merasa bahagia dan langsung mengucap Takbir-Allahu Akbar. Kemudian, saya menuju mobil dan segera meluncur ke arah sungai (Tigris) dimana saya lihat heli itu terbelah dua,” katanya. Helikopter naas itu jatuh di tanah dekat Sungai Tigris, diluar markas Divisi Infanteri ke-4 yang merupakan wilayah patroli tentara Amerika di bagian utara Irak. Di wilayah tersebut sering terjadi pertempuran antara tentara Amerika dan Irak. AFP/Siti Masriyah - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.