Prancis: Eropa Jadi Target Serangan Al-Qaidah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Prancis melakukan patroli di sekitar Menara Eiffel di Paris. Perancis menghadapi ancaman peningkatan terorisme merunjuk ke penculikan lima warga negara Perancis di Afrika dan ancaman bom di Menara Eiffel. AP/ Francois Mori

    Tentara Prancis melakukan patroli di sekitar Menara Eiffel di Paris. Perancis menghadapi ancaman peningkatan terorisme merunjuk ke penculikan lima warga negara Perancis di Afrika dan ancaman bom di Menara Eiffel. AP/ Francois Mori

    TEMPO Interaktif, Paris - Laporan dinas interleijen Arab Saudi menyebutkan, Eropa bakal menjadi target baru serangan al-Qaidah, khususnya Prancis. Demikian dikatakan Menteri Dalam Negeri Prancis, Brice Hortefeux, dalam wawancara dengan radio, Ahad.

    "Beberapa hari lalu dinas intelijen Arab Saudi mengingatakan rekan-rekannya di Eropa khususnya Prancis, bakal ada serangan al-Qaidah yang beroperasi di jazirah Arab," katanya kepada radio RTL.

    "Ancaman itu nyata dan membuat kami waspada," ujarnya.

    Tahun lalu, Prancis diguncang sedikitnya dua serangan teroris. Namun tak disebutkan jumlah korban yang ditimbulkan, selanjutnya aparat keamanan menahan 61 orang.

    Sementara itu, menanggapi informasi dari Arab Saudi, Eropa kini meningkatkan kewaspadaan yang tinggi terhadadap serangan teroris. Bulan lalu, Prancis memperingatkan warganya agar berhati-hati jika melakukan perjalanan ke Inggris. Sebab negeri itu kini menjadi incaran teroris.

    Amerika Serikat tak ketinggalan. Negeri adi daya ini juga meminta warganya waspada bila ke Eropa ada resiko tinggi terhadap teroris.  Swedia dan Jepang juga mengeluarkan hal yang sama.

    Polisi Prancis, awal bulan ini, menahan sediktinya 12 orang atas tuduhan terlibat dalam kelompkk troris di Prancis selatan.

    Jumat pekan lalu, Australia mengeluarkan travel warning untuk warganya jika akan ke Yaman, "Situasi di sana tak memungkinkan karena ada ancaman serangan teroris."

    CNN | CHOIRUL



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.