Tambang Cina Paling Berbahaya Sedunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyelamatan usai ledakan di sebuah tambang batu bara di Provinsi Henan, Cina (16/10). AP/Xinhua, Zhu Xiang

    Penyelamatan usai ledakan di sebuah tambang batu bara di Provinsi Henan, Cina (16/10). AP/Xinhua, Zhu Xiang

    TEMPO Interaktif, Beijing -  Industri pertambangan Cina selama ini dikenal paling berbahaya di dunia. Selama 2009, ada lebih dari 2.600 orang tewas dalam kecelakaan. "Badan Energi Nasional telah menutup 1.539 tambang kecil tahun ini sebagai upaya restrukturisasi," demikian dilansir kantor berita Cina, Xinhua. Pemerintah pusat juga telah memperbaiki kondisi di 25 ribu tambang batu bara sebagai prioritas. Tahun lalu jumlah korban tewas dalam kecelakaan menurun hingga 2.631 dari 7.000 pada 2002.

    Sabtu, 16 Oktober 2010, sebuah tambang di Cina meledak. Tim penyelamat masih berjuang melakukan evakuasi di tambang milik Pingyu Coal & Electric Co Ltd, perusahaan listrik dan batu bara yang berbasis di Kota Yuzhou, Provinsi Henan, Cina. Ledakan tambang batu bara itu menewaskan 21 jiwa dan 17 lainnya diduga hilang.

    Ledakan di pertambangan itu terjadi pada pukul 6 pagi waktu Cina. Sampai pukul 1 siang waktu setempat, petugas baru bisa mengevakuasi jasad 21 penambang. Lebih dari 70 tim penyelamat, yang bekerja bergantian mengingat padatnya gas di bawah tanah, berupaya mencari posisi ke-17 penambang yang terjebak di bawah tanah itu.

    Kepala Badan Administrasi Keselamatan Pekerja Luo Lin dan Kepala Administrasi Keselamatan Tambang Batu Bara Zhao Tiechui terus memantau lokasi kecelakaan. "Ada 239 penambang yang berhasil keluar dari terowongan bawah tanah," kata Luo Lin. Ia mengatakan tak jelas pada kedalaman berapa meter posisi para penambang yang diduga hilang itu.

    Insiden di Cina itu terjadi setelah 33 penambang Cile berhasil diselamatkan dalam kecelakaan. Sebelumnya, mereka terperangkap di bawah tanah selama 69 hari dan sempat dinyatakan hilang selama 17 hari. Sejumlah kalangan di Cina mengatakan, Beijing mesti belajar dari insiden di Cile dengan memberikan pelatihan kepada para penambang.


    AP | XINHUA | REUTERS | ANDREE PRIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.