Ahmadinejad Minta Dilakukannya Investigasi Serangan 11 September

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. AP/Hasan Sarbakhshian

    Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. AP/Hasan Sarbakhshian

    TEMPO Interaktif, Beirut - Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengklaim penuh bahwa pemerintah Amerika Serikat di balik serangan 11 September di Amerika dan menuntut "mengetahui kebenaran apa yang terjadi" saat itu, dalam lawatannya ke Libanon.
    Berbicara pada acara resmi semalam, dia mengatakan, "Saya umumkan bahwa formasi sebuah tim independen dan netral untuk menyelidiki fakta-fakta dan menemukan kebenaran dari kejadian 11 September adalah tuntutan semua orang kawasan ini dan dunia."

    Di Libanon, kedatangan Ahmadinejad disambut meriah warga. Hizbullah, kelompok lokal sekutu Iran, memobilisasi pendukungnya dan melemparkan bunga-bunga saat iring-iringan melintasi jalan di Ibukota Beirut. Ahamdinejad disambut langsung oleh Presiden Libanon Michel Suleiman. Keduanya kemudian mengadakan pembicaraan langsung.

    Sementara itu, Maura Connelly, Duta Besar Amerika Serikat di Libanon, menunjukkan keprihatinannya soal dampak lawatan pemimpin iran dan koran-koran melaporkan bahwa Amerika telah meluncurkan paket bantuan militer senilai US $ 22 juta untuk memperkuat pasukan keamanan Libanon.
    "Ada suatu kecemasan kami bagi dengan negara-neara kawasan ini bahwa Iran tak memainkan peran yang membantu penuh dalam stabilitas di kawasan," ujarnya hari ini.

    Telegraph | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.