Filipina-Malaysia Sepakat Selesaikan Tenaga Kerja Ilegal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Filipina Gloria Arroyo mengatakan telah mencapai saling pengertian dengan Perdana Menteri Mahatir Mohamad mengenai pemulangan para tenaga kerja ilegal dari negaranya di Malaysia. “Kami telah sampai pada kesimpulan mengenai cara terbaik mengatasi masalah ini,” ujarnya seperti dikutip AFP, Sabtu (31/8). Pemerintah Filipina, menurut Arroyo, akan mengirimkan tim khusus penyelesaian tenaga kerja ilegal mereka ke ibukota Malaysia, Kuala Lumpur, Senin (2/9). “Mereka bertugas untuk lebih merinci saling pengertian yang dimaksud,” kata dia. Walau begitu, dia tidak memaparkan proposal khusus yang dibawa tim ini. Tindakan pemerintah Filipina itu dilakukan untuk merespon tekanan publik dalam negeri mereka atas perlakuan pemerintah Malaysia memulangkan paksa para pekerja ilegal, yang kebanyakan adalah warga muslim Filipina. “Ini juga untuk menghindarkan kepentingan segelintir kelompok yang mengambil kesempatan mengganggu hubungan baik kedua negara,” tegas Arroyo. Seperti diketahui, ribuan pekerja ilegal asal Filipina dipulangkan pemerintah Malaysia ke negara asalnya. Proses pemulangan ini sempat menimbulkan kecaman dari masyarakat Filipina, setelah tiga bayi tewas dalam pemulangan ini. Selain itu, para pengungsi juga diidapi penyakit infeksi pernafasan dan mengalami dehidrasi. (Erdian D – Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.