Desakan Referendum Konstitusi di Zimbabwe

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo/Richard Drew

    AP Photo/Richard Drew

    TEMPO Interaktif, Harare - Partai-partai politik utama di Zimbabwe mengharapkan referendum nasional tentang konstitusi baru digelar Juni tahun depan. Itu akan membuka jalan bagi pemilihan umum, namun tawar menawar sengit dapat menunda jajak pendapat konstitusional.

    Presiden Zimbabwe Robert Mugabe dipaksa untuk membentuk pemerintahan berbagi kekuasaan tahun lalu dengan rivalnya, Perdana Menteri Morgan Tsvangirai dan faksi oposisi kecil lainnya. Koalisi rapuh menghadapi krisis ekonomi dan politik yang sialnya sebagian akibat dari sengketa pemilu.

    Dalam sebuah pernyataan yang diperoleh pada hari Selasa di Ibukota Harare, sebuah komite parlementer multi-partai untuk memimpin proses amandemen konstitusi mengatakan bahwa referendum pada piagam baru akan berlangsung pada tanggal 30 Juni 2011, setelah sebulan-program penyusunan draf pada bulan Januari menatang.

    Berdasarkan perjanjian pembagian kekuasaan antara partai Mugabe ZANU-PF, Gerakan Tsvangirai untuk Perubahan Demokratik (MDC) dan kelompok MDC yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri Arthur Mutambara, akan menyetujui sebuah konstitusi baru pada referendum sebelum pemilu Zimbabwe berikutnya.

    Reuters | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?