Aquino Ampuni Pelaku Kudeta Saat Arroyo Berkuasa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Benigno Aquino III. AP/Pat Roque

    Benigno Aquino III. AP/Pat Roque

    TEMPO Interaktif, Manila -Presiden Filipina Benigno Aquino, yang menggapai kekuasaan awal tahun ini berjanji akan mengakhiri budaya impunitas, saat hari ini di Manila memberikan sebuah amnesti kepada para tentara yang mengambil bagian dalam tiga upaya kudeta terhadap pendahulunya.

    Diantara 300 orang yang berhak mendapat pengampunan, subyek pada persetujuan dari kedua majelis Kongres, adalah Antonio Trillanes, yang memenangi kursi Senat pada 2007 saat dipenjara karena keterlibatannya pada upaya kudeta 2003.

    Trillanes masih berada dalam tahanan militer, dan belum bisa duduk di Senat dari 24 anggota Senat yang akan terpilih (beroleh) amnesti.

    Amnesti tersebut mencakup para perwira dan tentara yang menduduki Hotel Oakwood di Manila pada 2003 dan Hotel Peninsula pada 2007, dan yang ambil bagian dalam kebuntuan di sebuah pangkalan Marinir pada 2006 dalam upaya untuk menggulingkan Presiden Gloria Macapagal Arroyo.

    “Ini sebuah manuver politik untuk menarik hati militer,” kata Benito Lim, profesor ilmu politik di Ateneo de Manila University. “itu bagus buat dia tapi mungkin tidak terlalu bagus buat pasukan keamanan.”

    Reuters | CNN | dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.