Kamboja Bantah Latih Anggota Kaus Merah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Unjuk rasa kelompok kaus merah di Thailand. REUTERS/Sukree Sukplang

    Unjuk rasa kelompok kaus merah di Thailand. REUTERS/Sukree Sukplang

    TEMPO Interaktif, Bangkok -Kamboja hari ini menyangkal keras tuduhan-tuduhan di Thailand bahwa para anggota gerakan anti pemerintah Kaus Merah dilatih di wilayah Kamboja untuk membunuh para pemimpin Thailand, termasuk perdana menteri.

    Seorang pejabat keamanan senior Thailand kemarin menuding bahwa 11 pria yang ditangkap pekan lalu di provinsi bagian Thailand utara, Chiang Mai adalah diantara 39 orang yang dilatih ideologi dan pertempuran di sebuah “negara tetangga”.

    Letnan Kolonel Payao Thaongsen, penyidik senior untuk Departemen Invesitigasi Khusus, tidak menyebut nama negara yang dituduhnya pada sebuah konferensi pers. Tapi dia menggambarkan rute-rute para pria tersangka itu melakukan latihan-latihan di darat tersebut mengarah ke sekitar lintas perbatasan Kamboja.

    Tentu saja Kamboja membantah tuduhan berbahaya itu. “Mengapa kami melakukan hal itu? Kamboja absolut tak menerima keuntungan apapun dari pelatihan orang-orang itu,” demikian juru bicara pemerintah Kamboja, Khieu Kanharith hari ini di Phnom Penh. “Kamboja tegas-tegas menolak tuduhan-tuduhan itu.” Hubungan Kamboja dengan Thailand memang naik turun dalam beberapa tahun belakangan, terutama kebanyakan menyangkut sengketa perbatasan.

    AP | The Straits Times | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.