Obama Ditimpuk Buku

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Obama ditimpuk buku saat kampanye di Philadelphia (dailymail.co.uk)

    Obama ditimpuk buku saat kampanye di Philadelphia (dailymail.co.uk)

    TEMPO Interaktif, Philadelphia -Insiden penimpukan terhadap Presiden Amerika Serikat kembali terjadi. Setelah "Insiden Sepatu" yang menimpa pendahulunya, George Walker Bush, dua tahun lalu, kini giliran Presiden Barack Obama. Ia ditimpuk buku di Philadelphia, Senin (11/10).

    Insiden ini terjadi saat Obama melakukan kampanye Partai Demokrat untuk pemilihan kongres yang akan digelar tiga pekan mendatang. Bersama Wakil Presiden Joe Biden, Presiden kulit hitam pertama di AS itu tampil di lapangan terbuka. Panggung tempatnya berpidato berada di tengah massa yang mencapai ribuan orang.

    Tiba-tiba, dari belakang Obama sebuah buku melayang. Namun meleset sekitar satu meter dari kepalanya. Obama tidak menyadari timpukan yang tidak tepat sasaran itu dan melanjutkan kampanyenya. Dalam pidatonya, Obama menampik tudingan pemerintahannya berada di balik lambatnya pemulihan ekonomi AS. "Saya rasa para ahli salah," kata Obama.

    Petugas keamanan sigap bergerak dan menangkap seorang pria berkulit coklat dan rambut hitam. Orang itu bugil total, sehingga petugas menggunakan poster kampanye untuk menutupi kemaluannya. Di tubuhnya terdapat coretan tulisan. Sayangnya, kamera wartawan tidak dapat mengabadikan tulisan di dada dan perut laki-laki itu. Sedangkan buku yang dijadikan "peluru" itu juga tidak diketahui buku apa, yang pasti buku tersebut bersampul hitam.

    DAILY MAIL | REZA M



    BERITA TERPOPULER LAINNYA

    Obama Ditimpuk Buku

    Pesta Seks di Kapal Presiden

    Pendiri Playboy Hugh Hefner Kritik Penahanan Erwin Arnada

    Finalis Indonesian Idol Tersangka Pencabulan

    Google Ciptakan Mobil Tanpa Pengemudi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.