Penambang Cile yang Terperangkap 65 Hari Dievakuasi Rabu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Natacha Pisarenko

    AP/Natacha Pisarenko

    TEMPO Interaktif, Copiaco - Regu penyelamat di Cile, Rabu (13/10) ini, akan mulai mengeluarkan 33 penambang yang sudah terperangkap di bawah tanah selama lebih dari dua bulan. Tim penyelamat selesai membuat sebuah lorong untuk mengevakuasi para penambang pada Sabtu (9/10).

    Menteri Pertambangan Cile Laurence Golborne mengatakan para penyelamat hanya perlu memperkuat sebagian lorong sepanjang 625 meter untuk mengeluarkan para penambang dari tambang emas dan tembaga. Karena itu, para penambang bisa dikeluarkan pada pertengahan pekan depan.

    “Kami berharap proses evakuasi dimulai Rabu,” ujar Golborne kepada wartawan di lokasi pertambangan setelah menginformasikan itu kepada keluarga para penambang.

    Menurut Golborne, para penambang membuat ledakan di bawah tambang pada Sabtu petang untuk memecahkan batu agar membuat ruang bagi kapsul yang akan digunakan sebagai jalan keluar.

    Para anggota regu penyelamat berlompat kegirangan pada Sabtu pagi ketika pengeboran mencapai lorong tempat para penambang terperangkap. Keluarga para penambang pun berlari ke atas bukit sambil mengibarkan bendera Cile sebagai tanda kegembiraan.

    Para penambang akan dikeluarkan satu per satu melalui kapsul-kapsul yang lebarnya hanya sebesar bahu manusia. Kapsul-kapsul tersebut dinamai Phoenix 1, 2, dan 3.

    “Saya sangat senang. Anak saya akan kembali!” ujar Alicia Campos, yang anaknya, Daniel Herrera, merupakan penambang yang terperangkap.

    Terperangkap selama 65 hari, para penambang mencetak rekor dunia sebagai penambang yang selamat di bawah tanah setelah terperangkap akibat sebuah kecelakaan. Mereka kabarnya berada dalam kondisi kesehatan yang bagus, meski beberapa di antaranya mengalami infeksi kulit.


    REUTERS| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.