Industri Seks Mendukung Kesehatan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • www.indofamily.net

    www.indofamily.net

    TEMPO Interaktif, Sydney -Industri seks yang dilindungi negara ternyata berdampak positif bagi kesehatan para pekerja seks. Setidaknya begitulah kesimpulan dari hasil penelitian yang digelar Pusat Kajian Klinis dan Wabah HIV Nasional Universitas New South Wales di Australia. Riset itu digelar di Perth, negara bagian yang melarang pelacuran, dan di Melbourne, yang industri seksnya mekar. 

    "Status hukum mendukung layanan kesehatan bagi para pekerja seks," kata Profesor Basil Donovan, salah satu peneliti pada pusat kajian itu. Sebab, kata dia, "Tempat-tempat prostitusi itu menerapkan standar kesehatan dan keamanan sesuai dengan hukum yang berlaku." Lantaran itu, para pekerja seks rutin mendapatkan layanan kesehatan dari para dokter atau perawat. 

    Sebaliknya, kata Donovan, pekerja seks dan tempat-tempat prostitusi terselubung memiliki standar kesehatan yang rendah. Profesor Donovan menyimpulkan hasil risetnya bahwa pelarangan aktivitas prostitusi tak serta-merta membuat industri seks itu mati. "Pelarangan itu tidak ada gunanya," kata dia. "Pelacuran tak akan pernah mati."
     
    AAP | DRE

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.