Umat Katolik Jerman Ingin Natal zonder Santa Claus  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Santa Claus

    Santa Claus

    TEMPO Interaktif, Berlin -Suatu umat Katolik Jerman ingin menyingkirkan Santa Claus karena figur fiksi itu kelewat komersial dan diganti dengan menampilkan Santa Nicolas (St Nicolas) dan pengorbanan disebut sebagai mewakili kehadirannya.

    Bahkan sebelum toko-toko dipenuhi dengan hadiah-hadiah dan bingkisan bertema Santa, umat Katolik Jerman Bonifatiuswerk- sebuah organisasi bantuan Katolik- mulai saat ini menyerukan "zona-zona bebas Santa Claus" menjelang Natal nanti.

    Organisasi itu melihat Santa sebagai “salah satu bagian dari industri periklanan yang dirancang untuk meningkatkan penjualan” dan sebagai “suatu perwakilan masyarakat konsumen” yang tidak ada hubungannya sedikitpun dengan figur sejarah St. Nicolas.

    Website mereka menyatakan Nicolas, santo pelindung anak-anak, sebagai “seorang pembantu yang dibutuhkan yang mengingatkan kita agar berbuat baik, untuk berfikir soal para tetangga kita, dan memberi hadiah kebahagiaan”. Kampanye anyar ini bakal didukung oleh sejumlah pesohor Jerman.

    “Tidak seperti Santa Claus, Nicolas ingin memberikan anak-anak kekayaan batin dan tidak hanya mendorong mereka untuk mencari kekayaan materi,” ujar presenter TV Jerman Nina Ruege, Rabu (6/10) di Berlin mengutip pernyataan umat Katolik itu.

    Reuters | dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?