Wim Sopacua, Juru Bicara RMS: Ini Konflik RI dan RMS

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Wim Sopacua mengaku sedang menghadap hakim di sebuah pengadilan di Den Haag, Belanda, ketika dihubungi Tempo kemarin. Ia--bersama janda mendiang Dr. Soumokil, bekas Jaksa Agung Negara Indonesia Timur pada 1950-an yang kemudian diangkat sebagai Presiden RMS--mengaku hendak meminta pengadilan agar menghadirkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dijadwalkan melawat ke Belanda. "Selaku pemimpin tertinggi di Indonesia, Presiden SBY bertanggung jawab atas kekejaman Densus 88 di Maluku," ujarnya. Berikut ini petikan wawancara telepon dengan juru bicara RMS itu.

    Kenapa Anda meminta pengadilan Belanda menghadirkan SBY?
    Karena selaku pemimpin tertinggi di Indonesia, SBY bertanggung jawab atas kekejaman Densus 88 di Maluku. Kami menganggap tindakan aparat Densus 88 itu kejam dan tidak berprikemanusiaan. Seperti insiden pada 2007 (29 Juni 2007) ketika itu dalam upacara Hari Keluarga Nasional yang dihadiri Presiden SBY kami menari tarian Cakalele secara damai tapi kemudian kami ditangkap dan ditindak dengan sangat kejam karena kami mengibarkan bendera RMS. Padahal kami ini kan tidak melakukan kekerasan. Mengapa kami diperlakukan secara kejam? Inti dari semua ini adalah konflik antara RI dan RMS.

    Tahu dari mana Anda mereka diperlakukan secara kejam?
    Anda baca saja laporan (HRW) Human Right Watch Juli lalu. Apalagi baru dua pekan lalu Yusuf Sopacoli tewas ditahanan Densus 88. Ia tidak mendapat perawatan yang semestinya. Padahal ia sudah menderita akibat digebuki.

    RMS bisa berbuat apa di Belanda?
    Memang Sejak 1978 pemerintah Belanda tidak mengakui aktivitas RMS. Tapi kami tak peduli. (Belanda) ini kan negara demokratis. Kami tetap akan berjuang karena kami merasa bertanggung jawab. Kami tak peduli Belanda mau mengakui apa tidak yang penting dunia mendukung kami. Apalagi di sini kan ada ruang hukum buat kami. Pengadilan di sini kan independen. Pengadilan tak bergantung pada pemerintah.

    Kan pemerintah Belanda menjamin Presiden SBY?
    Memang ada diplomatic immunity terhadap Presiden SBY dan jaminan pemerintah Belanda. Tapi pengadilan di sini independen. Pengadilan bisa memerintahkan pemanggilan terhadap Presiden SBY.

    Tapi kasusnya tidak masuk Mahkamah Kejahatan Internasional?
    Memang. Kan tidak perlu harus melewati mahkamah kejahatan internasional. Pengadilan di sini bisa saja memproses. Hakim di sini kan independen. Jadi ruang hukum di Belanda ini memungkinkan untuk SBY ditangkap atau dimintai keterangan di pengadilan.

    Boleh tahu berapa banyak sih pendukung RMS di Belanda?
    Kalau orang Maluku di Belanda ada 60 ribu orang. Ada yang aktif dan ada yang pasif mendukung RMS. Tapi kalau ada peristiwa besar seperti ini mereka biasanya semua turut terlibat.

    ANDREE PRIYANTO

    BERITA TERPOPULER LAINNYA:

    Bila Gugatan RMS Ditolak, Presiden akan Datang 

    Di Belanda, Kebaya dan Konde Semua Sudah Siap...

    DPR Dukung Sikap Keras Presiden

    Gara-gara UFO, Bandara Ditutup

    Tiger Woods Peselingkuh Terburuk Abad Ini

    Donald Trump Calon Presiden AS? 

    Presiden RMS: Ini Kemenangan Kami


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?