Netanyahu Setuju Perpanjang Pembekuan Pembangunan Pemukiman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbincang dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Gedung Putih, 6 Juli 2010. (AP)

    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbincang dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Gedung Putih, 6 Juli 2010. (AP)

    TEMPO Interaktif, London -  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan telah setuju untuk memperpanjang pembekuan pembangunan pemukiman Yahudi selama 60 hari. Demikian harian Asharq al-Awsat yang terbit di London, mengutip sejumlah pejabat Israel, hari ini.

    Laporan Asharq al-Awsat muncul seiring klaim terbaru bahwa Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah menawarkan suatu paket insentif dalam pertukaran pembangunan pemukiman di tepi pantai, suatu gerakan yang bisa mendorong Palestina mengesampingkan perhatian atas pembangunan pemukiman dan konsekuensinya membawa mereka ke meja perundingan.

    Menurut sumber-sumber yang dikutip koran itu, Netanyahu menyatakan persetujuan awal untuk memperpanjang moratorium Israel untuk pemukiman Yahudi di Tepi Barat, menambahkan bahwa ia dikondisikan bergerak pada daftar jaminan Amerika Serikat, termasuk terus dilanjutkannya kehadiran pasukan Israel di lembah Yordania dan terus berlanjutnya dukungan politik dan militer dari Washington.

    Sumber-sumber dikutip di Asharq al-Awsat juga mengatakan Netanyahu mengklaim bahwa jaminan yang terdaftar akan membantu dia dalam menghadapi meluasnya oposisi internal yang diperkirakan terus bergerak.

    Berbicara pada pertemuan para menteri Likud yang terjadi tak lama sebelum sidang kabinet mingguan di Yerusalem hari ini, Netanyahu mengacu pada laporan Asharq al-Awsat, mengatakan bahwa ada "banyak laporan tentang subjek, sebagian besar yang salah dan kita tidak dapat menyangkal atau benar semuanya".

    Haaretz | dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.