Terbang Turki-Rusia, Penumpang Pesawat Berdiri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Tatarstan (flickr.com)

    Pesawat Tatarstan (flickr.com)

    TEMPO Interaktif, Jakarta -  Enam penumpang pesawat maskapai Tatarstan terpaksa berdiri lima jam saat terbang dari Antalya, Turki ke Ekateriburg, Rusia. Mereka berdiri gara-gara maskapai tersebut mengganti pesawat Boeing 737 berkapasitas 148 kursi dengan pesawat sejenis dengan jumlah kursi untuk 142 orang.

    Insiden ini terjadi pada 24 September lalu, penumpang yang protes tidak mendapat kursi diminta untuk memangku anak mereka. Tapi ternyata anak mereka besar jadi tidak memungkinkan. "Mereka tidak punya pilihan lain kecuali terbang selama lima jam dengan berdiri," kata salah seorang penumpang.

    Menurut salah satu penumpang itu, ketika pesawat mengalami turbulensi, mereka yang berdiri terpaksa duduk di lantai gang pesawat tanpa mengenakan sabuk pengaman. Para penumpang yang berdiri ini pun marah dan meminta ganti rugi 3.000 poundsterling atau sekitar Rp 42 juta.

    Maskapai Tatarstan tidak membantah insiden ini, namun mereka menolak memberi penjelasan detail sebelum semuanya jelas mengapa insiden seperti ini bisa terjadi.

    Manajer Anex-Tour, Evgenia Fedorova yang perusahaan tour and travel yang memesan banyak tiket untuk penumpang mengatakan, para penumpang punya pilihan, berdiri lima jam atau menunggu tujuh jam untuk pesawat berikutnya. "Para turis memilih terbang," katanya.

    DAILY MAIL I PGR

    Baca Juga:

    Bos Densus 88 Antiteror Dimutasi

    Benda Diduga Bom Meledak di Jalan Kali Malang

    Monyet Jadi Petugas Keamanan di Ajang Persemakmuran

    Star Wars Dibikin Dalam Format 3D

    Ini Pesan Pembawa Bom Kalimalang Itu 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.