Parlemen Baru Australia Dilantik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Julia Gillard. AP/Rick Rycroft

    Julia Gillard. AP/Rick Rycroft

    TEMPO Interaktif, CANBERRA -Anggota Parlemen Australia terpilih akhirnya dilantik, Selasa (28/9), di Canberra. Sejak Perang Dunia II baru kali ini parlemen dipimpin pemerintahan minoritas. Maklumlah, Partai Buruh pimpinan Perdana Menteri Julia Gillard cuma menguasai 75 kursi dari total 150 kursi di parlemen. Adapun 74 kursi lagi dikuasai pihak oposisi pimpinan Tony Abbott.

    "Kali ini bukan saatnya buat kita meributkan kembali hasil pemilu," kata Gillard, 48 tahun, di muka anggota Dewan Perwakilan Rakyat. "Kini saatnya untuk meraih konsensus, bukan konfrontasi." Abott pun membalas dengan mengatakan bahwa kelompok oposisi tetap berpegang pada komitmen Gillard buat menggelar pemilu paling telat pada 2013.

    "Parlemen yang seimbang adalah pemerintah tetap memegang janjinya," kata Abott, 53 tahun. Parlemen baru Australia ini bertugas selama tiga tahun. Baru kali ini untuk pertama kalinya ada anggota parlemen dari perwakilan penduduk asli Aborigin, Ken Wyatt, yang ke parlemen dengan memakai pakaian dari kulit kanguru.

    Selain itu baru kali ini pula parlemen memiliki seorang anggota beragama Islam, Ed Husic, yang diambil sumpah dengan memakai Al-Quran. Selain kedua orang itu, parlemen kali ini juga punya anggota termuda dalam sejarah, yakni Wyatt Roy, 20 tahun. Tak heran apabila Wyatt dijuluki 'Doogie Howser', film yang mengisahkan seorang dokter remaja.

    | THEAUSTRALIAN | ANDREE PRIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.