Militer Dukung Suksesi Kim Jong Un  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Kim Jong Un yang ditayangkang Stasiun Seoul Railway, Seoul, Korea Selatan (28/9). AP/Ahn Young-joon

    Foto Kim Jong Un yang ditayangkang Stasiun Seoul Railway, Seoul, Korea Selatan (28/9). AP/Ahn Young-joon

    TEMPO Interaktif, Seoul -
    Militer Korea Utara mencalonkan putra Kim Jong-il, Kim Jong un, sebagai utusan dalam konferensi Partai Buruh yang dijadwalkan mulai berlangsung hari ini. 

    Seperti dilansir surat kabar Chosun Ilbo kemarin, pencalonan itu sekaligus menjadi petunjuk bahwa Jong-un akan menggantikan posisi ayahnya sebagai pemimpin Korea Utara.

    Di Korea Utara, dukungan tentara merupakan hal vital dalam transisi kekuasaan yang mulus, terutama untuk putra Kim yang belum pengalaman. Mengutip seorang sumber di Korea Utara, Chosun Ilbo menyatakan militer pada 25 Agustus lalu telah memilih Kim Jong-il dan putra bungsunya sebagai utusan pada konferensi. 

    Namun hanya pemimpin terpilih yang akhirnya diumumkan ke publik.
    "Banyak pejabat senior yang menyadari kemungkinan terpilihnya Kim Jong Un," demikian penjelasan sumber itu.

    Konferensi ini merupakan yang pertama digelar oleh partai paling berkuasa itu sejak 1980, ketika Kim Jong-il akhirnya diumumkan ke publik sebagai pengganti ayahnya pendiri Korea Utara, Presiden Kim Il-sung, yang meninggal pada 1994.

    Sebenarnya konferensi ini dijadwalkan awal September, tapi ditunda tanpa penjelasan. Konferensi digelar setelah Kim, yang diyakini menderita stroke pada 2008, meminta pertemuan itu segera digelar untuk memilih "badan pemimpin tertinggi" partai, yang menurut para ahli merupakan bagian dari rencana keseluruhan untuk memastikan kekuasaan dinasti keluarga Kim tetap berlangsung.

    Ahad lalu, para delegasi telah tiba di Pyongyang. Berikut ini beberapa pemain kunci yang ada kemungkinan dicalonkan untuk posisi senior di jajaran partai: Kim Jong-un, putra ketiga Kim Jong-il. Dia diyakini lahir pada akhir 1983 atau awal 1984. Kim junior ada kemungkinan menjadi anggota Komite Pusat atau alternatifnya. 

    Jang Song-thaek, saudara ipar Kim Jong Il; Kim Yong-nam, birokrat lama di pemerintahan Korea Utara; Choe Yong-rim, perdana menteri baru yang menempati posnya sejak Juni lalu, yang juga keluarga jauh Kim Jong-il; Kim Kyong-hui, saudara perempuan Kim; dan Kim Yong-Chun, Menteri Pasukan Bersenjata Rakyat.

    AP | REUTERS | SUNARIAH 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.