Hamas dan Fatah Mencoba Wujudkan Rekonsiliasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Hatem Moussa

    AP/Hatem Moussa

    TEMPO Interaktif, Damaskus - Gerakan Islam Hamas dan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas dari faksi Fatah dinihari tadi sepakat membantu menghidupkan kembali upaya-upaya Mesri untuk memperbaiki perpecahan antara kedua kelompok yang telah merugikan Palestina.

    “Sebuah kesepakatan telah dicapai untuk satu program dan mengambil langkah-langkah ke arah rekonsiliasi,” demikian deklarasi bersama setelah pertemuan antara pemimpin Hamas Khaled Meshaal dan pejabat Fatah Azzam al-Ahmed di Ibukota Damaskus, Suriah, semalam.

    Pernyataan yang dibacakan oleh wakil Meshaal, Mussa Abu Marzouk, memuat beberapa poin penting yang telah diselesaikan.

    Pertemuan berlangsung menjelang perundingan tatap muka antara Otoritas Palestina dengan Israel, yang ditentang Hamas, digelar lagi bulan ini di Washington, Amerika Serikat.

    Anggota politbiro Hamas Izzat al-Rishq, menyatakan kedua pihak akan bertemu lagi di Damaskus bulan depan untuk mencoba menyelesaikan perbedaan-perbedaan atas sebuah “proposal rekonsiliasi” dari Mesir. “Ini adalah pertemuan yang positif,” ujar Rishq kepada wartawan dini hari tadi.

    Hamas sebelumnya menolak dokumen dan menolak untuk menekennya di Kairo karean kelompok itu berkeyakinan bahwa Fatah bias dan dapat menyebabkan Fatah menguasai kendali atas aparat keamanan resmi Palestina.

    Reuters | AP | dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.