Anak Presiden Arroyo Gagalkan Upaya Pemerkosaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Manila:Diosdado Arroyo, salah satu anak Presiden Filipina, Gloria Macapagal Arroyo, mendadak berubah menjadi seorang pahlawan. Pasalnya, ia berhasil menolong seorang wanita yang nyaris diperkosa, Minggu lalu. Hal itu dikabarkan oleh pasukan elit pengamanan Presiden Filipina, Presidential Security Group/PSG, Minggu (9/2). Dikisahkan, Diosdado Arroyo, yang lebih populer dengan panggilan Dato, sedang melakukan perjalanan diiringi konvoi kendaraan Presiden, di dekat Ayala Alabang, distrik mewah sebelah selatan Filipina, pada 2 Februari 2003. Saat itu, seorang wanita yang sedang menangis terlihat di jalanan dan meminta pertolongan. Dato kemudian keluar dari mobilnya dan menolong wanita tersebut. Kepada penolongnya, wanita itu mengaku diseret oleh seorang pria ke sebuah daerah yang gelap dan berumput tebal, dan hampir diperkosa di tempat itu. Menurut Kepala PSG, Mayor Inocencio Sibol, pria yang berusaha menodai wanita tersebut belakangan dicokok pasukan pengamanan Presiden, dan diserahkan ke pos polisi. Tuan Arroyo memilih untuk meninggalkan para petugas yang mengamankan dirinya, dan menginstruksikan mereka untuk menolong dan mengurus korban. Sementara, ia menyerahkan tersangka itu ke polisi untuk mendapatkan perlakuan yang setimpal, kata Sibol. Dato, yang berusia 27 tahun, merupakan anak kedua dari tiga anak Presiden Arroyo. Kakaknya, Miguel, adalah seorang politikus yang sesekali bermain film. Sedangkan adiknya, Evangeline, sering terlihat mendampingi ibunya dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraannya. (AFP/TNR-Indra Darmawan)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.