Sejoli Diciduk Karena Hendak Selundupkan Teknologi Nuklir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Fanny Octavianus

    ANTARA/Fanny Octavianus

    TEMPO Interaktif, Washington - Seorang ilmuwan Amerika Serikat dan istrinya yang bekerja pada situs riset nuklir terkemuka kemarin ditangkap. Mereka dituduh mencoba menjual rahasia membantu Venezuela mulai mengembangkan program senjata nuklir. Demikian disebutkan para pejabat Amerika Serikat di Washington tadi pagi.

    Dalam oernyataan Departemen Kehakiman, pasangan itu, keduanya warga negara Amerika, dituduh mengkomunikasikan data rahasia senjata nuklir kepada seseorang yang mereka yakini adalah seorang pejabat Venezuela dan berkonspirasi ambil bagian dalam pengembangan sebuah senjata nuklir untuk Venezuela.

    Terdakwa, Pedro Mascheroni, 75 tahun, dan Marjorie Roxby Mascheroni, 67, bekerja kontrak pada Los Alamos National Laboratory di negara bagian selatan New Mexico. Keduanya terancam penjara seumur hidup jika terbukti bersalah.

    Keduanya memburu uang US 793 ribu sebagai imbalan atas data terlarang dan rahasia yang diyakini diberikan kepada seseorang kontak asal Venezuela, tapi ternyata sebenarnya adalah seorang agen FBI yang sedang menyamar.

    Departemen Kehakiman dengan cepat mengumumkan bahwa penuntut tidak menyatakan kesalahan apapun oleh pemerintah Venezuela atau siapapun yang bertindak atas nama negeri itu. Yang pasti hubungan antara Amerika dan Venezuela -yang Presiden Hugo Chavez yang berhaluan kiri adalah seorang pengkritik yang keras terhadap Washington, masih penuh hawa panas.

    Reuters | AP | dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.