Al-Qaidah Tuding Presiden Pakistan Sebagai Perampok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Pemimpin Tertinggi Al-Qaidah Ayman al-Zawahiri. Foto: eramuslim.com

    Wakil Pemimpin Tertinggi Al-Qaidah Ayman al-Zawahiri. Foto: eramuslim.com

    TEMPO Interaktif, Islamabad - Wakil Pemimpin Tertinggi Al-Qaidah Ayman al-Zawahiri menuding Presiden Pakistan Asif Ali Zardari sebagai presiden perampok. "Dia telah berpaling dari rakyatnya dan bekerja sama dengan Amerika Serikat dan sekutunya," katanya seperti dikutip CNN, Jumat (17/9).

    Menurutnya, AS telah memanipulasi peralihan rezim dari Presiden Pervez Musharraf ke Presiden Zardari. "Pendudukan akan membawa korupsi," katanya. Pernyataan yang dibuat secara tertulis itu juga menyalahkan rakyat Pakistan karena memilih tunduk pada kekuasaan.

    Pernyataan resmi Al-Qaidah ini menyatakan bela sungkawa kepada korban banjir di Pakistan, yang menelan 17 juta orang, dan 1.600 orang diantaranya meninggal dunia. Menurut Al-Zawahiri, organisasinya sebenarnya ingin membantu para korban. "Tapi kelas penguasa pengkhianat menghalangi kami," katanya.

    Al-Qaidah merupakan organisasi yang ditetapkan sebagai teroris oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Al-Zawahiri, dan pemimpin tertingginya, Usamah bin Ladin, menjadi orang yang paling dicari pemerintah AS karena berada di balik serangan 11 September.

    Laporan intelijen menyebutkan buronan paling dicari sedunia ini bersembunyi di Pakistan, setelah basis mereka di Afganistan porak-poranda setelah diduduki AS. Hingga laporan diturunkan, belum ada tanggapan dari Pemerintah Pakistan.

    CNN | REZA M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?