Korban Pelecehan Tunggu Paus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pope Benedict XVI. AP Photo/Pier Paolo  Cito

    Pope Benedict XVI. AP Photo/Pier Paolo Cito

    TEMPO Interaktif, London - Sejumlah aktivis kemarin menuntut pemimpin takhta suci Vatikan, Paus Benediktus XVI, segera bertindak menghukum para pastor yang melakukan pelecehan seksual. Hal itu disampaikan para aktivis di Inggris yang mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual sejumlah pastor Katolik selagi bocah. 

    "Kami menginginkan tindakan dari Vatikan bukan kata-kata," ujar pendiri Organisasi bagi Korban Pelecehan Seksual Pejabat Gereja (MACSAS), Dr Margaret Kennedy. Karena itu, mereka berencana mengumpulkan pesan kepada Paus. Pesan dalam sebuah buku itu akan diberikan kepada Paus, yang akan berkunjung ke Skotlandia dan Inggris pada Kamis nanti. 

    Para aktivis menginginkan penyelidikan atas pelecehan seksual di kalangan gereja, selain dukungan moral dan dana bagi para korban. "Banyak korban yang kemudian harus hidup dengan ketakutan, malu, merasa bersalah, dan ketika melaporkan diperlakukan layaknya paria, tidak setia, agresif, mata duitan, asal tuduh, dan sebagainya," ujar Kennedy. 

    Kennedy menambahkan, mereka akan bergabung dengan massa penyambut Paus untuk mencoba memberikan buku kumpulan pesan para korban itu kepada Paus. Dia beralasan upaya mereka bertemu dengan Paus ditolak. Konferensi keuskupan gereja mengatakan gereja di Inggris dan Wales telah memberlakukan aturan-aturan untuk melindungi anak-anak.
     
    INDEPENDENT | BBC | ANDREE PRIYANTO 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.