Presiden AS Serukan Pesan Toleransi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Amerika Serikat Barack Obama saat peringatan peristiwa 11 September. (AP Photo/J. Scott Applewhite)

    Presiden Amerika Serikat Barack Obama saat peringatan peristiwa 11 September. (AP Photo/J. Scott Applewhite)

    TEMPO Interaktif, Washington - Presiden Amerika Serikat Barack Obama, yang telah berusaha memperbaiki hubungan dengan dunia Muslim yang sedang genting lantaran perang di Irak dan Afghanistan sejak serangan 9/11, menekankan toleransi agama dalam sambutannya pada upacara peringatan 9/11 di Washington, Minggu waktu setempat.

    Obama mengatakan, orang-orang yang menyerang Amerika Serikat pada tahun 2001 berusaha menghilangkan Amerika dari cita-cita Amerika Serikat. “Mereka mungkin berusaha memicu konflik antara agama yang berbeda, namun sebagai seorang Amerika kita tidak dan tidak akan pernah berperang dengan Islam. Ini bukan agama yang menyerang kita saat hari September itu, itu adalah al-Qaeda - sekelompok orang yang disesalkan melakukan penyimpang agama," katanya.

    Saat Obama berbicara di Pentagon, keluarga dan teman-teman mereka yang meninggal dalam serangan di New York menaburkan bunga di kolam di tempat kejadian. Nama-nama 2.752 korban World Trade Center dibacakan dengan lantang dalam sebuah upacara yang diliputi dengan suasana muram. 

    REUTERS | MUTIA RESTY

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.