Proyek Islamic Center di Ground Zero Tetap Berlanjut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terry Jones. AP/John Raoux

    Terry Jones. AP/John Raoux

    TEMPO Interaktif, Florida -Salah satu pencetus permohonan pembuatan masjid dan proyek Islamic Center di Ground Zero (tempat runtuhnya gedung World Trade Center), Sharif El-Gamal membantah telah disepakatinya pembatalan proyek tersebut.

    El-Gamal mengatakan, pembangunan Islamic Center berlantai 13 itu akan tetap berlanjut, seperti rencana semula. Menurutnya, belum pernah ada konfirmasi secara resmi soal kesepakatan antara pendeta Terry Jones dengan pemimpin Islamic Society di Florida, Amerika Serikat, Imam Muhammad Musri. "Kesepakatan itu belum pernah ada," ujarnya.

    Sebelumnya diberitakan, Jones berencana melakukan aksi membakar Al Quran pada 11 September 2010, sebagai bentuk peringatan tragedi 11 September 2001. Namun rencana itu dibatalkan pada hari ini dan telah diumumkan ke media massa. Pembatalan ini juga bagian dari barter pemindahan proyek Islamic Center dan masjid dari kawasan dekat Ground Zero di New York.  

    Mendengar kabar itu, Jones mengaku sangat tidak simpati. Bila rencana pembangunan proyek Islamic Center di area yang pernah hancur dan memakan lebih dari 3.000 korban jiwa itu tetap dijalankan, Jones menilai kaum muslim sangat miskin pengertian.

    Namun sebaliknya, jika proyek tersebut dipindahkan, maka ia akan sangat menghargainya. "Jika proyek itu bersedia dipindahkan dari Groud Zero, kami menganggap itu adalah petunjuk Tuhan. Mereka pindahkan proyeknya, kami batal membakar Al Quran."


    MIRROR.CO.UK | ANGIOLA HARRY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.