Carrascalao Mundur dari Wakil PM Timor Leste  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mario Viegas Carrascalao. foto: timorhauniandoben

    Mario Viegas Carrascalao. foto: timorhauniandoben

    TEMPO Interaktif, Dili - Wakil perdana menteri Timor Leste, Mario Viejas Carrascalao mengajukan pengunduran diri karena merasa tersinggung oleh pernyataan Perdana Menteri Xanana Gusmao. Surat pengunduran diri Carrascalao yang menjabat sejak 18 bulan lalu ini dimuat di koran Tempo Semanal.  

    Carrascalao mengatakan Xanana menyebut dirinya pembohong dan bodoh di dalam acara tanya jawab dengan masyarakat yang disiarkan televisi secara nasional.

    "Di depan umum, dia bilang saya itu disebut pembohong dan bodoh," kata Carrascalao yang dulu pernah menjadi gubernur Timor Timur ketika masih menjadi bagian dari Republik Indonesia. "Selama 73 tahun baru kali ini ada yang mengatakan saya bodoh dan pembohong," ujarnya. 

    Carrascalao mengatakan Xanana mengeluarkan pernyataan ini setelah menanggapi pertanyaan seseorang dalam sebuah pertemuan antara masyarakat dengan Perdana Menteri Xanana Gusmao. Dia bertanya mengenai kelanjutan dari berita bahwa ada tuduhan hilangnya dana sekitar US$3 juta atau sekitar Rp 27 miliar di Departemen Keuangan yang telah menjadi polemik.

    "Xanana langsung melakukan kritik (terhadap saya). Dia kira saya menimbulkan masalah ini, padahal saya hanya menginstruksikan investigasi setelah tuduhan ini dilemparkan oleh partai oposisi di parlemen," jelas Carrascalao.

    Tuduhan itu, kata Carrascalao, menjadi berita utama di koran selama berhari-hari. "Karena tidak ada tanggapan dari Departemen Keuangan, saya perintahkan agar diselidiki," ujarnya

    "Dari hasil penyelidikan memang terbukti tuduhan itu tidak benar. Nah kalo sudah terbukti tidak benar, ya sudahlah. Tetapi kalau reaksinya seperti ini, bagi saya ini terlalu pribadi," lanjut Carrascalao. 

    Carrascalao menegaskan dia tidak pernah menuduh Xanana Gusmao terlibat dalam kasus hilangnya dana itu.

    Dalam surat pengunduran dirinya, Carrascalao juga membuat daftar panjang masalah yang membeli Timor Leste yang tak kunjung selesai. Di antaranya, korupsi, nepotisme, kesehatan, dan pendidikan. Banyak anak di Timor Leste yang tidak lagi bersekolah. 

    Juru bicara kantor perdana menteri Xanana Gusmao, Antonio Ramos mengatakan surat pengunduran diri Mario Carrascalao sebagai wakil perdana menteri Timor Leste sedang dibahas oleh dewan menteri bersama perdana menteri.

    Ramos mengisyaratkan bahwa Carrascalao tidak bisa melanjutkan jabatannya sebagai wakil perdana menteri. Menurut Ramos, Xanana selama ini telah memberikan beberapa tanggungjawab pemerintahan kepada Carrascalao namun hingga saat ini tidak ada hasilnya. 

    BBC I AP I PGR 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.