Clinton: Pembakaran Quran Perbuatan Memalukan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hillary Rodham Clinton. AP/Cliff Owen

    Hillary Rodham Clinton. AP/Cliff Owen

    TEMPO Interaktif, Washington - Menteri Luar Negeri Amerika Serika Hillary Rodham Clinton, Selasa, menyatakan rencana pembakaran Quran yang akan dilakukan oleh komunitas gereja di Florida untuk memperingati sembilan tahun serangan 11 September adalah perbuatan memalukan.

    Sedangkan Jaksa Agung Eric Holder menganggap perbuatan itu dilakukan oleh orang-orang idiot dan membahayakan. Juru bicara kementerian luar negeri menyatakan, rencana tersebut justru mengancam keberadaan pasukan Amerika Serikat, diplomat, dan pelancong di luar negeri.

    Meskipun mendapatkan kecaman dan kutukan dari berbagai negara, termasuk pemerintah Amerika Serikat, Terry Jones dan jemaatnya tetap pada pendiriannya akan melaksanakan pembakaran Quran. Kendati diancam 100 kali dibunuh, Jones melaju terus.

    Kutukan Clinton terhadap rencana 'gila' Jones disampaikan saat dia menjadi tuan rumah makan malam di acara Iftar, buka puasa bagi umat Muslim di bulan Ramadan.

    "Saya katakan bahwa rencana pembakaran tersebut memalukan," kata Clinton.

    Juru bicara kementerian luar negeri P.J. Crowley mengatakan pemerintah berharap banyak warga Amerika yang mengutuk rencana pembakaran Quran. "Kami rasa ini aksi provokasi," kata Crowley. "Kami ingin melihat banyak warga Amerika yang menolak seraya mengatakan bahwa ini tidak sesuai dengan nilai-nilai bangsa Amerika."

    AP | CHOIRUL


      


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.