Bom Bunuh Diri di Pakistan, Delapan Polisi Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Islamabad - Sedikitnya delapan polisi tewas dan 13 lainnya cedera setelah sebuah bom bunuh diri meledak di pos polisi di utara Pakistan, Senin. Menurut kepolisian, ini merupakan kejadian ketiga dalam sepekan.

    Sebelumnya, sekitar 100 tewas dalam serangan bom bunuh diri di acara prosesi minoritas Muslim Shia di sebelah timur kota Lahore dan sebelah selatan kota Quetta, pekan lalu.

    Pelaku serangan merupakan organiasi yang memiliki hubungan dengan al-Qaidah dan Taliban usai Pakistan dihantam bencana banjir terburuk dalam sejarah negara tersebut yang menyebabkan 20 juta orang menderita serta jutaan lainnya kehilangan rumah.

    Modus operansi serangan, pelaku bom bunuh diri mengendarai mobil kemudian menabrakkan kendaraan berisi bom tersebut ke kantor pos polisi di kota Lakki Marwat.

    "Informasi yang kami peroleh, delapan orang tewas tergeletak di kantor polisi," kata petugas kepolisian kota kepada Reuters melalui telepon.

    Taliban Pakistan, yang juga meningkatkan serangannya kepada Amerika Serikat, mengaku bertanggung jawab atas serangan di Lahore dan Quetta.

    Jumat pekan lalu, Taliban mengeluarkan ancamannya bakal menyerang Amerika Serikat dan Eropa "sesegera mungkin" dua hari setelah Washington memasukkan Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP) atau Gerakan Taliban Pakistan ke dalam daftar "organisasi teroris internasional."

    REUTERS | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.