Vatikan Kecam Hukum Rajam buat Perempuan Iran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sakinah Mohamad Ashtiani (supernewsworld.com)

    Sakinah Mohamad Ashtiani (supernewsworld.com)

    TEMPO Interaktif, Kota Vatikan - Takhta Suci Vatikan kemarin mengecam hukuman mati dengan cara dirajam terhadap perempuan Iran bernama Sakinah Muhammad Ashtiani. Ini merupakan pernyataan pertama Vatikan terhadap kasus yang membetot perhatian dunia itu.

    Juru bicara Vatikan, Federico Lombardi, mengatakan rajam merupakan sebuah bentuk hukuman mati yang paling brutal. Ia menegaskan pula Vatikan memang menolak segela bentuk hukuman maut.

    Vatikan berupaya menyelamatkan nyawa Sakinah namun tidak jelas dengan cara apa. Putra Sakinah, Sajad, mengaku kepada kantor berita Italia Adnkronos, dirinya telah mengajukan permohonan kepada Paus Benediktus XVI agar mencegah pelaksanaan vonis mati itu. Brazil telah menawarkan suaka bagi ibu dua anak itu.

    Sakinah divonis mati karena berselingkuh empat tahun lalu. Namun Juli tahun ini, pemerintah Iran mengubah pelaksanaannya dengan cara digantung. Ia pun didakwa membantu pembunuhan terhadap suaminya.

    Associated Press/Faisal Assegaf






     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.