Masyarakat Malaysia Tuntut Pemerintah Indonesia Usut Aksi di Kedutaan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Dwi Narwoko

    TEMPO/Dwi Narwoko

    TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Sejumlah organisasi masyarakat dan politik di Malaysia kembali mendatangi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Jumat (3/9). Sayap utama partai berkuasa Malaysia, Pemuda UMNO dan Persatuan Pribumi Perkasa Malaysia (Perkasa) memimpin LSM Malaysia menyerahkan memo protes atas pembakaran bendera dan pelemparan kotoran ke Kedutaan Malaysia di Jakarta beberapa waktu lalu.

    Aksi yang digelar setelah salat Jumat tersebut diikuti 30 orang. Namun hanya tujuh orang yang diperkenankan masuk KBRI. Kedatangan mereka diterima Minister Konselor Penerangan Sosial dan Budaya (Pensosbud) KBRI Kuala Lumpur, Widyarka Ryananta.

    “Kami meminta pemerintah Indonesia mengusut tuntas kasus pembakaran bendera Malaysia,” desak Ketua Pemuda UMNO Bagian, Rizalman Dato’ Mokhtar.

    “Kami juga menengarai ada dalang di balik aksi Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) di Kedutaan Malaysia di Jakarta. Kami harapkan pemerintah Indonesia bisa mengungkapkan dalang di belakang mereka,” lanjutnya.

    Lebih jauh Rizalman mengharapkan agar pertemuan Menteri Luar Negeri Indonesia dan Malaysia di Kota Kinabalu pada 6 September mendatang menjadi titik balik untuk mendinginkan eskalasi hubungan kedua negara yang sempat memanas.

    Aksi yang berlangsung sekitar 30 menit itu berlangsung damai dan dijaga cukup ketat oleh puluhan polisi.

    Masrur (Kuala Lumpur)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?